3 Syarat Utama Standar Air Bersih

Air bersih adalah salah satu jenis sumberdaya berbasis air yang bermutu baik dan biasa dimanfaatkan oleh manusia untuk dikonsumsi atau dalam melakukan aktivitas mereka sehari-hari dan memenuhi persyaratan untuk pengairan sawah, untuk treatment air minum dan untuk treatmen air sanitasi. Persyaratan disini ditinjau dari persyaratan kandungan kimia, fisika dan biologis.

Pengertian Air Bersih:

Air jernih yang kita lihat sehari-hari, yang biasa kita minum, apakah sudah bener-benar sehat dan juga layak untuk kita konsumsi? Dari mana kita tahu air tersebut memang bersih. Mengutip Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1405/menkes/sk/xi/2002 tentang Persyaratan Kesehatan Lingkungan Kerja Perkantoran dan industri terdapat pengertian mengenai Air Bersih yaitu air yang dipergunakan untuk keperluan sehari-hari dan kualitasnya memenuhi persyaratan kesehatan air bersih sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan dapat diminum apabila dimasak.

Air bersih disini kita kategorikan hanya untuk yang layak dikonsumsi, bukan layak untuk digunakan sebagai penunjang aktifitas seperti untuk MCK. Karena standar air yang digunakan untuk konsumsi jelas lebih tinggi dari pada untuk keperluan selain dikonsumsi. Ada beberapa persyaratan yang perlu diketahui mengenai kualitas air tersebut baik secara fisik, kimia dan juga mikrobiologi.

Berikut 3 Syarat Utama Dalam Menentukan Standar Air Bersih dengan Parameternya

060199100_1442394965-air_bersih_hasil_pemurnia_-_foto_fastcoexist_dot_com

1. Syarat fisik, antara lain:
a. Air harus bersih dan tidak keruh
b. Tidak berwarna apapun
c. Tidak berasa apapun
d. Tidak berbau apaun
e. Suhu antara 10-25 C (sejuk)
f. Tidak meninggalkan endapan

2. Syarat kimiawi, antara lain:
a. Tidak mengandung bahan kimiawi yang mengandung racun
b. Tidak mengandung zat-zat kimiawi yang berlebihan
c. Cukup yodium
d. pH air antara 6,5 9,2

3. Syarat mikrobiologi, antara lain:
Tidak mengandung kuman-kuman penyakit seperti disentri, tipus, kolera, dan bakteri patogen penyebab penyakit.

Seperti kita ketahui jika standar mutu air sudah diatas standar atau sesuai dengan standar tersebut maka yang terjadi adalah akan menentukan besar kecilnya investasi dalam pengadaan air bersih tersebut, baik instalasi penjernihan air dan biaya operasi serta pemeliharaannya. Sehingga semakin jelek kualitas air semakin berat beban masyarakat untuk membayar harga jual air bersih. Dalam penyediaan air bersih yang layak untuk dikonsumsi oleh masyarakat banyak mengutip Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 173/Men.Kes/Per/VII/1977, penyediaan air harus memenuhi kuantitas dan kualitas, yaitu:

a. Aman dan higienis.
b. Baik dan layak minum.
c. Tersedia dalam jumlah yang cukup.
d. Harganya relatif murah atau terjangkau oleh sebagian besar masyarakat

Parameter yang ada digunakan untuk metode dalam proses perlakuan, operasi dan biaya. Parameter air yang penting ialah parameter fisik, kimia, biologis dan radiologis yaitu sebagai berikut:

Parameter Air Bersih secara Fisika
1. Kekeruhan
2. Warna
3. Rasa & bau
4. Endapan
5. Temperatur

Parameter Air Bersih secara Kimia
1. Organik, antara lain: karbohidrat, minyak/ lemak/gemuk, pestisida, fenol, protein, deterjen, dll.
2. Anorganik, antara lain: kesadahan, klorida, logam berat, nitrogen, pH, fosfor,belerang, bahan-bahan beracun.
3. Gas-gas, antara lain: hidrogen sulfida, metan, oksigen.

Parameter Air Bersih secara Biologi
1. Bakteri
2. Binatang
3. Tumbuh-tumbuhan
4. Protista
5. Virus

Parameter Air Bersih secara Radiologi
1. Konduktivitas atau daya hantar
2. Pesistivitas
3. PTT atau TDS (Kemampuan air bersih untuk menghantarkan arus listrik)

Dengan standar tersebut maka air konsumsi yang kita gunakan akan aman bagi kesehatan kita, karena itu jadilah manusia yang selektif demi kesehatan dan juga keberlangsungan kita.

Sumber : http://filterpenyaringair.com/search/bahaya-air-kotor-bagi-manusia/

Pipa, Obyek Wisata Unik Di Berlin

Siapapun kalau ke Berlin, Jerman pasti ingin mencari Tembok Berlin yang memisahkan Jerman Barat dan Jerman Timur. Tapi menemukan nya itu tidak mudah loh. Ada tempat wisata unik yang lebih mudah ditemukan di Berlin. Apalagi kalau bukan “PIPA AIR”, ada yang berwarna pink, biru dan ada juga yang belum dicat atau catnya sudah pudar.
Pipa pipa air ini membentang diatas permukaan tanah dengan ketinggian sekitar 3 meter dan memanjang diatas trotoar, nyeberang jalan. Pipa pipa unik ini selalu jadi bahan pembicaraan para turis yang baru pertama kali ke Berlin. Ada menduga Salah Design dan ada juga yang menduga Karya Seni. Tetapi banyak juga yang mengatakan Dinas Tata Kotanya nggak punya perencanaan matang dan mengatur system pengairannya tambal sulam.

Jawaban sebenarnya, pipa pipa tersebut adalah pipa sementara. Pipa tersebut dipasang kalau ada pekerjaan bangunan atau konstruksi. Di kota Berlin, permukaan air tanah sangat dangkal sekali dan sama seperti kota kota di Jawa. Menggali tanah sekitar 2 meter saja sudah keluar air tanah, dan hal ini sangat merepotkan perusahaan konstruksi saat membangun pondasi bangunan. Kalau anda ikuti pipa pipa tersebut, maka ujungnya pasti gedung yang sedang dibangun dan ujung lainnya adalah tempat pembuangan limbah. Pipa pembuangan air tanah ini berwarna Pink.
Lalu apa maksudnya pipa yang berwarna biru ?. Sama saja, bedanya pipa ini berisi air bersih untuk kebutuhan air selama pembangunan gedung. Pipa air untuk kebutuhan rumah tangga tidak boleh digunakan untuk keperluan pembangunan gedung. Debit airnya tidak mencukupi dan nekat berani bayar mahal kalau sampai menggunakan air minum untuk pembangunan gedung.
Lalu, yang warnanya bukan pink dan bukan biru maksudnya apa ?. Oh, yang itu kontraktornya bangkrut dan kabur. Bangunannya mangkrak dan pipa pipanya dibiarkan begitu saja sampai berkarat. Sayang sekali ya.
SUMBER : http://ardisfamily.blogspot.co.id/2013/07/pipa-obyek-wisata-paling-menarik-di.html

Merawat Saluran Pembuangan Air Agar Tetap Bersih

Selalu merawat semua barang di rumah merupakan langkah yang tepat untuk dilakukan. Tapi sayangnya, terkadang kita lupa merawat satu bagian di rumah kita yang seharusnya penting sekali untuk di rawat. Apakah itu? tentu saja saluran pembuangan air di wastafel dan kamar mandi. Walaupun kita sudah memilih pipa yang tepat untuk saluran air di rumah ,tetapi saluran pembuangan air malah tidak dirawat dengan semestinya, tidak menutup kemungkinan saluran pembuangan akan mengalami penyumbatan.

Jadi, bagaimana cara kita merawat saluran pembuangan air di rumah agar selalu bersih dan bebas dari penyumbatan? Oke mari kita simak beberapa caranya dibawah ini :

Floor Drain

Apa itu Floor Drain? Floor Drain merupakan salah satu alat penyaring di atas saluran pembuangan air. Apabila kita hendak merawat saluran pembuangan air di rumah, maka langkah pertama yang harus kita lakukan adalah mengecek apakah saluran pembuangan air di wastafel rumah kita menggunakan Floor Drain. Dengan menggunakan Floor Drain, tentu saja akan memberikan banyak manfaat. Sampah-sampah yang tidak sengaja masuk ke dalam saluran pembuangan air, akan disaring terlebih dahulu oleh Floor Drain, sehingga sampah – sampah tersebut tidak menyumbat saluran.

Bak Kontrol

Selanjutnya, kita dapat membuat bak kontrol di saluran pembuangan air di rumah. Membuat bak kontrol di saluran pembuangan air akan memberikan banyak manfaat. Bak kontrol akan mencegah kotoran yang sudah terlanjur masuk pada saluran pembuangan air di rumah. Dan juga, bak kontrol mampu membersihkan kotoran yang mengendap di saluran pembuangan air.

Pembersihan Saluran Air Secara Berkala

Dan kita juga perlu membersihkan saluran pembuangan air secara berkala. Sekurang-kurangnya bisa membersihkan enam bulan sekali. Akan tetapi, apabila aliran air di kamar mandi mengalir sangat lambat, maka kita harus membersihkan saluran pembuangan air. Jika kita ingin membersihkannya, maka kita hanya perlu menuangkan air panas pada saluran pembuangan air. Cara lain, bisa dibersihkan dengan kawat spiral dengan ujung yang berserabut.

Tempat Sampah Di Kamar Mandi

Dan cara lain yang bisa dilakukan untuk merawat saluran pembuangan air yaitu menyediakan tempat sampah di kamar mandi. Jika sudah ada tempat sampah di kamar mandi, maka sudah tidak ada lagi alasan tidak sengaja membuang sampah di saluran pembuangan air.

 

Referensi : http://www.artikel-indonesia.com/merawat-saluran-pembuangan-air-agar-selalu-bersih/

Menjaga Kebersihan Air

Masalah kebersihan air adalah masalah yang sangat berpengaruh pada lingkungan dan kelangsungan hidup. Tindakan – tindakan kecil dapat kita lakukan untuk menjaga dan menciptakan lingkungan yang sehat. Tanpa kita sadari tindakan kecil akan memberikan dampak yang besar bagi masa sekarang dan juga masa yang akan datang. Berikut adalah hal – hal yang sebaiknya kita lakukan.

1. Jangan membuang limbah rumah tangga langsung ke saluran pembuangan air. Selain dapat menyebabkan air jadi terkontaminasi, saluran yang tersumbat sampah juga berakibat pada meluapnya air alias banjir.

2. Jangan membuang limbah kimia ke lubang saluran air. Termasuk oli, bahan bakar, limbah industry rumah tangga misalnya bekas pencucian batik dan yang lainnya. Material-material dimaksud dapat merusak ekosistem sungai dan mencemari air.

3. Ambil dan kubur limbah hewan peliharaan. Limbah hewan peliharaan cukup berbahaya jika masuk ke dalam sumber air. Pasalnya, mereka berkontribusi terhadap besar terhadap pertumbuhan parasit, bakteri dan virus di dalam air. Bisa membuang limbah tersebut di toilet.

4. Praktekkan perawatan tanaman di taman hanya dengan menggunakan pupuk organik dan menghemat penggunaannya. Hindari pestisida! Bahan kimia ini akan disapu ke saluran air lokal oleh hujan dan membahayakan kehidupan air.

5. Alirkan langsung limpahan air hujan ke atas permukaan berpori,  atau jalan yang tidak diaspal. Atau gunakan tong penampung air hujan untuk mengumpulkan air hujan dan gunakan untuk menyiram tanaman di halaman Anda.

6. Praktekkan perawatan kendaraan yang ramah lingkungan. Periksa kendaraan Anda untuk menghindari kebocoran dan segera perbaiki jika Anda menemukannya. Cuci mobil di halaman atau di jalan agar air langsung merembes ke dalam tanah dan bukan mengalir ke saluran pembuangan air.

7. Jangan membuang sesuatu ke sungai atau benda lainnya di dekat aliran air. Bahkan puing-puing taman seperti daun, cabang dan potongan rumput dengan jumlah yang berlebih cukup berbahaya bagi saluran air.
8. Jaga dan lindungi tepian saluran air. Biarkan vegetasi asli untuk tumbuh bebas dalam jarak 10-kaki sepanjang tepi sungai untuk mengurangi erosi dan membantu menyaring polutan.

Sumber : http://www.sehatplus.com/10-tips-menjaga-kebersihan-air.html

Agar Air Kran Mengalir Seimbang

Penyebab tekanan air kran yang tiba – tiba  melemah ketika kran lain sedang digunakan adalah karena adanya pendistribusian air yang tidak seimbang. Kondisi seperti ini biasanya sering terjadi pada rumah yang menggunakan tangki atap. Tangki atap mengandalkan gaya gravitasi bumi pada saat memberikan tekanan aliran air pada pipa. Proses penyaluran ini apabila menggunakan instalasi pipa yang tidak benar akan membuat tekanan air menjadi tidak seimbang. Bisa dipastikan apabila aliran air lemah , distribusi air menggunakan pipa dengan diameter pipa yang kecil dan sama (misalnya ukuran pipa 1/2″) sementara di dalam rumah ada 4 sampai 5 kran.

Nah, untuk mengatasi permasalahan di atas, sebaiknya perbaiki sistem perpipaan di rumah. Ganti instalasi pipa yang benar dengan menggunakan sistem primer, sekunder dan tersier. Untuk rumah tinggal biasanya digunakan pipa ukuran 1″, 3/4″ dan 1/2″.

Gunakan pipa 1″ untuk menyalurkan air dari tangki ke bawah (vertikal). Sampai bawah di bagi dengan menggunakan pipa 3/4″ ke arah masing- masing, misal kamar mandi dan dapur (horizontal). Kemudian untuk masuk ke kamar mandi atau dapur diperkecil lagi ukuran pipanya menjadi 1/2″.

Sumber : http://www.caradesainrumah.com/2016/06/penyebab-tekanan-air-kran-menjadi-lemah.html